Senja Maghrib
Begitu lembut meninggalkan jejak
Bertautan dengan adzan berkumandang
Langit jingga pergi menjauh dari musuh
Musuh berselimut awan gelap yang tak pernah bisa ditebak
Riak riak tawa berlalu sunyi
Seiring gundah gulana dihati
Ingin menangis tapi tak mau
Teriak tapi tak mampu
Dan tertawa tapi tak bisa
Masalahnya aku sendiri tak ingin apa-apa
Haluan lalu hanya berbekas pedih
Tak sejalan dengan langkah hati
Andai semi bisa kembali
Pasti aku akan berdiri lagi
Ditepian senja yang terlelap pergi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar