Entah ini
disebut fiksi atau non fiksi, yang pasti hanya ada satu orang yang membuat saya
terheran heran menggelengkan kepala saya setiap saya teringat akan kenangan
selama tiga tahun yang herannya saya bisa bertahan selama itu. Saya tidak tahu apa
yang membuat saya bisa bertahan selama tiga tahun belakangan ini, tetapi semua
itu akan saya ceritakan satu persatu. Bersiap siaplah kalian tertawa, terharu,
menangis, dan menggelengkan kepala.
Episode 1
Saya wanita
yang cukup muda (J),
baru saja saya diterima bekerja di sebuah perusahaan manufaktur. Dan secara
kebetulan saya diperkerjakan di cabang kantor penjualan yang jaraknya lumayan jauh
dari rumah saya. Pertama kali masuk kerja saya sangat gugup, karena apa, karena
bertemu orang orang baru, pertama kali masuk perusahaan dan sebagainya. Untuk
perkenalan, mengapa saya begitu gugup. Pertama saya orang cukup pemalu untuk
ukuran orang yang berada dilingkungan baru. Tetapi jika sudah lama mengenal
orang, apalagi orang tersebut cocok dengan saya maka tidak ada batas lagi buat
saya untuk bercengrama dengannya.
Baru pertama
bekerja saya agak sedikit shock, mengapa? Karena saya mendapatkan atasan yang
bisa dibilang orang teraneh yang pernah saya kenal. Untungnya saya berpartner
dengan seorang yang sangat humoris sekali. Namanya pak Slamet. Dia sudah
berumur memang tetapi kelakuannya masih seperti pria muda, atau itulah yang
dirasa oleh dia sendiri. Rambutnya sedikit memutih tetapi entah mengapa pak
Slamet tetap tidak mau mengakuinya. Sungguh aki aki ( kami wanita menyebutnya
akhir akhir ini atau kadang engkong ) yang terlalu pede. Dan lagi dia selalu
menyebut jaket dan motornya bermerk amerika. Padahal letak negara amerika saja
sepertinya dia tidak tahu. Tapi itulah uniknya dia. Oh ya yang membuat saya
heran juga sampai sekarang di umurnya yang ke – 48 pak Slamet ternyata masih
mempunyai kakek nenek komplit dari dia dan istrinya (-o-).
Hari hari kerja
lelah pun tak terasa kalau dia sudak melawak. Apalagi di akhir bulan. Karena
setiap akhir bulan kita harus lembur sampai jam sembilan malam. Menyelesaikan
laporan bulanan. Karena kami tim penjualan di perusahaan manufaktur dari yang
namanya stock opname gudang, stock opname faktur, nota, sampai pajak pelanggan
dan angkutan semua harus clear setiap bulan tanpa ada selisih. Tetapi bukan
perkerjaannya yang dirasa berat tetapi siapa lagi kalau bukan atasan yang
menyebalkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar